Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh resmi menggelar Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Tahun 2026 pada Sabtu (25/4) di Aula Yosrizal Zein, Kantor Balai Kota Payakumbuh.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan 51 cabang olahraga, dengan 43 cabang olahraga di antaranya memiliki mandat hak suara.
Musorkot menjadi forum tertinggi dalam menentukan arah kebijakan serta memilih kepemimpinan baru KONI Kota Payakumbuh untuk periode selanjutnya.
Ketua Pelaksana.
Ketua pelaksana Defri Aldi Mustaqim, menyampaikan bahwa Musorkot merupakan momentum penting dalam menentukan arah organisasi ke depan.
“Kami berharap melalui Musorkot ini dapat lahir keputusan terbaik yang mampu membawa olahraga Kota Payakumbuh semakin berprestasi. Semangat kebersamaan dan sportivitas harus menjadi landasan utama dalam memajukan olahraga,” ujarnya.
Ketua KONI Kota Payakumbuh, Yengki Otrio, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepentingan olahraga harus menjadi prioritas utama. Ia menekankan pentingnya memberikan kesempatan kepada atlet untuk berlaga serta memastikan dukungan anggaran yang memadai.
“Menjelang Porprov 2026, langkah terbaik adalah menyegerakan Musorkot agar proses transisi kepemimpinan berjalan cepat dan pembinaan olahraga prestasi dapat terus berlanjut,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga suasana kondusif dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan. “Siapapun yang terpilih nantinya adalah pemimpin kita bersama yang harus didukung demi kemajuan olahraga Payakumbuh,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum III KONI Sumatera Barat Bidang Perencanaan, Editiawarman, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musorkot di Payakumbuh yang dinilai berjalan dalam suasana demokratis dan kondusif.
“Kami bangga melihat dinamika yang sehat tanpa adanya gesekan. Banyaknya kandidat menunjukkan bahwa Payakumbuh tidak kekurangan sosok pemimpin. Siapapun yang terpilih, mari bersama melanjutkan kejayaan olahraga hingga ke tingkat nasional,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat direncanakan berlangsung pada 2 Oktober 2026 dengan konsep tuan rumah bersama. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, sekitar 40 cabang olahraga telah menyatakan komitmennya, serta didukung oleh 11 kepala daerah.
“Kami berharap Payakumbuh dapat menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Porprov 2026,” tambahnya.
Asisten I Setdako Payakumbuh, Nofriwandi, yang hadir mewakili Pemerintah Kota Payakumbuh, menegaskan bahwa pembinaan olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter.
“Olahraga menjadi sarana penting dalam membangun generasi yang berkarakter, jujur, berintegritas, serta memiliki semangat kerja dan empati. Banyak prestasi telah diraih atlet Payakumbuh, dan ini harus terus kita tingkatkan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan calon yang berpartisipasi dalam Musorkot, serta menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan olahraga.
“Kami berharap Musorkot ini berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan terbaik. Pemerintah Kota Payakumbuh siap memberikan dukungan maksimal demi kemajuan olahraga daerah,” tutupnya.
Musorkot KONI Kota Payakumbuh Tahun 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi seluruh insan olahraga, guna mewujudkan prestasi yang lebih gemilang di masa mendatang.

0 Komentar